Kamis, 27 April 2017

Cara Mengatasi Jerawat Pada Bayi Yang Baru Lahir

0 komentar
Jerawat bayi atau baby acne adalah jerawat yang tumbuh pada kulit bayi yang baru lahir. Jerawat bayi biasanya tumbuh pada wajah bayi terutama di pipi, hidung dan dahi. Jerawat bayi bersifat normal dan sementara. Gejala Jerawat bayi biasanya ditandai dengan benjolan merah kecil atau pustula pada pipi, hidung dan dahi bayi. Jerawat bayi sering muncul dalam dua atau empat minggu setelah kelahiran. Jerawat bayi akan semakin jelas terlihat ketika bayi Anda rewel atau menangis. Ada juga yang muncul suatu benjolan putih kecil pada hidung, dagu atau pipi pada sebagian bayi. Benjolan ini dikenal sebagai milia, tidak terkait dengan jerawat, masih bersifat normal, dan akan hilang sendiri dalam beberapa minggu.

Apakah harus ke dokter?

Jerawat bayi biasanya akan hilang sendiri dalam waktu tiga sampai empat bulan tanpa pengobatan. Namun jika Anda merasa khawatir, silahkan konsultasikan ke dokter. Penyebabnya hingga kini munculnya jerawat pada bayi masih belum jelas. Para ahli sering mengaitkan penyebab kemunculan jerawat pada bayi dengan hormon yang bayi terima dari ibu saat akhir kehamilan. Namun hal ini juga masih belum jelas, dan para ahli masih terus meneliti faktor-faktor yang mempengaruhinya. Diagnosis Jerawat bayi dapat didiagnosis hanya dengan penglihatan langsung. Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosanya. Pengobatan Karena jerawat bayi akan hilang sendiri dalam waktu beberapa bulan, maka tidak ada pengobatan medis yang dianjurkan. Dalam beberapa kasus, mungkin saja ada jerawat bayi yang tak kunjung sembuh setelah berbulan-bulan, hal ini diyakini menjadi pertanda bahwa anak Anda akan mengalami masalah jerawat di saat remaja nanti. Jika memang begitu, ada baiknya untuk menemui dokter Anda. Dokter akan merekomendasikan semacam krim atau perawatan lainnya untuk mengatasi jerawat pada bayi Anda. Jangan pernah memberikan obat (oral dan olesan) kepada bayi Anda sebelum Anda memeriksakannya ke dokter. Beberapa produk untuk menghaluskan wajah akan merusak kulit bayi yang sensitif. Perawatan di rumah Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dan mempercepat hilangnya jerawat pada bayi. Yang harus Anda lakukan adalah:
  1. Selalu menjaga kebersihan wajah bayi Anda. gunakan waslap yang lembut untuk membersihkan wajah si kecil.

    C:\Users\user\Downloads\900px-Get-Rid-of-Baby-Acne-Step-2.jpg
    Gambar 1. Waslap yang dianjurkan untuk dipergunakan untuk membersihkan wajah bayi

  2. Cuci wajah bayi Anda dengan air hangat setiap hari.

    C:\Users\user\Downloads\bersihin mata.jpg
    Gambar 2. Mencuci wajah bayi dengan lembut dan perlahan

  3. Untuk bayi yang berjerawat,gunakan pelembab ringan khusus bayi beberapa kali seminggu dan bilas dengan air hangat.

    C:\Users\user\Downloads\CF-Face-Cream.jpg
    Gambar 3. Gunakan pelembab khusus untuk bayi

  4. Keringkan wajah bayi Anda dengan lembut.

    C:\Users\user\Downloads\900px-Get-Rid-of-Baby-Acne-Step-6.jpg
    Gambar 4. Keringkan dengan lembut dan perlahan

  5. Cukup dengan menepuk-nepuknya dengan lembut.

    C:\Users\user\Downloads\memberi-bedak-pada-bayi.gif
    Gambar 5. Menepuk dengan lembut

  6. Jangan pernah mencubit atau menggosok jerawat bayi Anda karena akan menyebabkan iritasi atau infeksi.

    C:\Users\user\Downloads\900px-Get-Rid-of-Baby-Acne-Step-5.jpg
    Gambar 6. Jangan mencubit atau menggosok

  7. Hindari penggunaan lotion atau minyak pada kulit wajah bayi Anda.

    C:\Users\user\Downloads\900px-Get-Rid-of-Baby-Acne-Step-4.jpg
    Gambar 7. Jangan menggunakan lotion atau minyak pada kulit wajah bayi

Boleh dicoba untuk cara ini agar kuli bayi Anda tetap mulus dan tak ada jerawat bintik merah pada pipinya yang mungil.

Oleh: Indra Kageyama
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar :
  1. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/900px-get-rid-of-baby-acne-step-2.jpeg
  2. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/bersihin-mata.jpeg
  3. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/cf-face-cream.jpeg
  4. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/memberi-bedak-pada-bayi.gif
  5. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/900px-get-rid-of-baby-acne-step-5.jpeg
  6. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/900px-get-rid-of-baby-acne-step-1.jpeg
  7. https://assets.babe.news/assets/cache/0/0//gallery/35f53cef85da7a7565837727a2f0b230/2017/02/16/728px-Get-Rid-of-Baby-Acne-Step-1.jpg

Jumat, 24 Maret 2017

Hindari Menggunakan Minyak Zaitun Untuk Memijat Bayi

0 komentar
Minyak adalah media yang sering digunakan untuk melakukan pemijatan pada bayi. Minyak yang sering digunakan untuk oleh ibu untuk memijat sang bayi adalah minyak zaitun. Minyak tersebut banyak dipilih oleh ibu-ibu karena mudah didapat selain itu tidak membuat kulit bayi kering. Banyak produk minyak zaitun hadir dengan berbagai macam yang dapat ditemukan di pasaran.


Gambar 1. Produk Minyak Zaitun

Tidak semua minyak bagus untuk kulit bayi, salah satunya minyak zaitun. Minyak zaitun memiliki dampak negatif terhadap kulit bayi terutama digunakan secara terus menerus. Banyak ibu-ibu yang belum mengetahui dampak negatif dari penggunaan minyak zaitun dan beranggapan bahwa minyak zaitun bagus untuk kulit bayi.

Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan minyak zaitun pada bayi bisa menyebabkan iritasi, kekeringan kulit, kulit pecah-pecah, berisiko eksim, atau peradangan pada kulit bayi. Dampak tersebut bisa terjadi begitu saja setelah menggunakan minyak zaitun. Apabila penggunaan minyak zaitun dilakukan secara berkelanjutan maka akan bisa menjadi sebuah alergi. Jika terlihat kondisi kulit bayi menjadi merah segera dihentikan penggunaan minyak zaitun.

Minyak zaitun terlalu keras untuk kulit bayi sehingga bisa menyebabkan iritasi. Minyak tersebut akan terurai menjadi asam lemak yang dapat merusak struktur kulit bayi. Bagian terluar kulit bayi berfungsi sebagai pelindung dan memungkinkan penggunaan minyak zaitun menyebabkan iritasi.


Gambar 2. Ruam-Ruam Pada Kulit Bayi

Pada usia 2 tahun, kulit bayi masih sangat sensitif. Bayi belum bisa menggunakan produk sembarangan seperti minyak zaitun. Bayi bisa menjadi alergi setelah penggunaan minyak zaitun meskipun sebelumnya tidak ada riwayat alergi. Bayi pun bisa menjadi alergi terhadap minyak zaitun. Reaksi yang ditimbulkan adalah kulit bayi bisa menjadi kemerahan dan timbul ruam-ruam. Jika terjadi reaksi tersebut ada sebaiknya konsultasi ke dokter untuk cepat disembuhkan.

Minyak zaitun bisa menjadi penyebab alergi karena merupakan zat berminyak yang kemudian dicampurkan dengan kulit yang berminyak sehingga menimbulkan ruam-ruam bahkan alergi. Bagi yang memiliki kondisi kulit kering tidak akan bermasalah jika menggunakan minyak zaitun tetapi kulit bayi masih sangat sensitif sehingga harus dihindari penggunaan minyak zaitun.

Tidak semua bayi alergi terhadap minyak zaitun. Namun untuk mengantisipasinya bisa mencegah penggunaan minyak zaitun pada bayi. Ibu tidak bisa mengetahui apakah bayi tersebut alergi atau tidak terhadap minyak zaitun. Untuk mengantisipasinya bisa menghindari penggunaan minyak zaitun untuk melakukan pemijatan pada bayi untuk menghindari risiko alergi, ruam-ruam, bahkan iritasi.

Untuk melakukan pemijatan pada bayi sebaiknya menghindari penggunaan minyak zaitun. Dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan minyak zaitun tidak bagus untuk kulit bayi. Dengan mengetahui dampak yang ditimbulkan dari penggunaan minyak zaitun, ibu-ibu bisa beralih menggunakan produk lain yang lebih aman untuk digunakan pada kulit bayi.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
1. https://ecs7.tokopedia.net/img/product-1/2015/9/13/514422/514422_b5b27b89-71d6-4093-be67-90b396966df1.jpg
2. https://pieramdani.files.wordpress.com/2009/05/dsc00314.jpg

Selasa, 21 Maret 2017

Cara Pijat Bayi Yang Praktis

0 komentar
Melakukan pemijatan pada bayi tidak terlalu sulit. Pijatan pada bayi banyak memberikan manfaat yang baik terhadap kondisi bayi. Selain itu, pijatan menjadi salah satu bentuk ungkapan kasih sayang dari seorang ibu kepada anaknya. Untuk melakukan pijatan pada bayi tidak terlalu sulit dan semua ibu bisa melakukannya.


Gambar 1. Memijat Bagian Hidung Bayi

Langkah pertama adalah bagian kepala dan wajah. Pijat kening bayi secara lembut dari pelipis hingga pipi dengan gerakan seperti membuka buku. Dilanjutkan dengan daerah pangkal hidung turun sampai tulang pipi dan daerah kening dengan menggunakan ibu jari dengan gerakan secara memutar. Jangan lupa memberi pijatan yang lembut di atas mulut bayi dengan ibu jari dari tengah ke samping. Lalu tariklah hingga membuat tersenyum dan memijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping. Terakhir adalah memijat secara lembut di belakang telinga ke arah dagu.


Gambar 2. Memijat Bagian Perut Bayi

Pada bagian dada dan perut, letakkan kedua telapak tangan pada dada bayi. Pijatan dimulai dari atas kemudian ke bagian luar tubuh dan kembali ke tengah tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati kemudian kedua telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu. Lakukan pijatan bulan – matahari dengan membuat gerakan memutar ½ lingkaran searah jarum jam dengan telapak tangan kanan dan lanjutkan dengan tangan kiri sampai membentuk lingkaran penuh. Gerakan I Love U, dimulai dari perut kiri atas lurus ke bawah seperti membentuk huruf I. Lanjutkan dengan ujung telapak tangan mulai dari perut kanan atas ke kiri kemudian ke bawah membentuk huruf L terbalik. Selanjutnya, perut kanan bawah ke atas menuju perut kiri bawah seperti membentuk huruf U kemudian tekanlah dinding perut dari sebelah kanan ke kiri menggunakan ujung jari.


Gambar 3. Teknik Memerah Pada Bagian Tangan Bayi

Ada 3 teknik pijatan pada tangan yaitu memerah, memutar dan menggulung. Pijatlah dari bahu ke pergelangan tangan dan kembali lagi ke bahu. Dengan kedua ibu jari, pijatlah permukaan telapak tangan dan punggung tangan mulai dari pergelangan tangan, akhiri dengan menarik secara lembut jari-jari bayi. Teknik pijatan pada kaki sama dengan tangan. Dimulai dari paha ke pergelangan kaki dan kembali ke paha. Terakhir adalah menarik secara lembut jari-jari kaki bayi.


Gambar 4. Pijat Bagian Punggung Bayi

Langkah terakhir adalah memposisikan bayi secara tengkurap. Pada punggung bayi, telapak tangan tegak lurus dan lakukan gerakan-gerakan maju mundur. Akhiri pijatan punggung dengan memijat dari leher ke pantat dengan ujung-ujung jari.

Semua ibu pasti bisa melakukan pijatan terutama memberi pijatan kepada buah hati. Pijatan dari sang ibu akan membuat bayi terasa nyaman. Ibu harus bisa meluangkan sedikit waktunya untuk melakukan pijatan kepada bayi. Ibu bisa melakukannya setelah bayi tersebut selesai mandi. Melakukan pijatan kepada bayi tidak terlalu sulit asalkan pijatan tersebut bisa membuat bayi terasa nyaman. Ibu bisa mencoba melakukan pemijatan di rumah.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
  1. http://1.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSb1GIfUZpI/AAAAAAAAA3Q/2Sn-3Gqkfaw/s1600/pijat33.jpg
  2. https://healthalami.files.wordpress.com/2013/09/cute-baby-wallpaper-2.jpg
  3. http://4.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSWksIXotoI/AAAAAAAAA1o/cinU06xQvlc/s1600/pijat23.jpg
  4. http://1.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSb0qGuQ6QI/AAAAAAAAA2o/CqrRp5WXS_s/s1600/pijat38.jpg
 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men