Jumat, 24 Maret 2017

Hindari Menggunakan Minyak Zaitun Untuk Memijat Bayi

0 komentar
Minyak adalah media yang sering digunakan untuk melakukan pemijatan pada bayi. Minyak yang sering digunakan untuk oleh ibu untuk memijat sang bayi adalah minyak zaitun. Minyak tersebut banyak dipilih oleh ibu-ibu karena mudah didapat selain itu tidak membuat kulit bayi kering. Banyak produk minyak zaitun hadir dengan berbagai macam yang dapat ditemukan di pasaran.


Gambar 1. Produk Minyak Zaitun

Tidak semua minyak bagus untuk kulit bayi, salah satunya minyak zaitun. Minyak zaitun memiliki dampak negatif terhadap kulit bayi terutama digunakan secara terus menerus. Banyak ibu-ibu yang belum mengetahui dampak negatif dari penggunaan minyak zaitun dan beranggapan bahwa minyak zaitun bagus untuk kulit bayi.

Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan minyak zaitun pada bayi bisa menyebabkan iritasi, kekeringan kulit, kulit pecah-pecah, berisiko eksim, atau peradangan pada kulit bayi. Dampak tersebut bisa terjadi begitu saja setelah menggunakan minyak zaitun. Apabila penggunaan minyak zaitun dilakukan secara berkelanjutan maka akan bisa menjadi sebuah alergi. Jika terlihat kondisi kulit bayi menjadi merah segera dihentikan penggunaan minyak zaitun.

Minyak zaitun terlalu keras untuk kulit bayi sehingga bisa menyebabkan iritasi. Minyak tersebut akan terurai menjadi asam lemak yang dapat merusak struktur kulit bayi. Bagian terluar kulit bayi berfungsi sebagai pelindung dan memungkinkan penggunaan minyak zaitun menyebabkan iritasi.


Gambar 2. Ruam-Ruam Pada Kulit Bayi

Pada usia 2 tahun, kulit bayi masih sangat sensitif. Bayi belum bisa menggunakan produk sembarangan seperti minyak zaitun. Bayi bisa menjadi alergi setelah penggunaan minyak zaitun meskipun sebelumnya tidak ada riwayat alergi. Bayi pun bisa menjadi alergi terhadap minyak zaitun. Reaksi yang ditimbulkan adalah kulit bayi bisa menjadi kemerahan dan timbul ruam-ruam. Jika terjadi reaksi tersebut ada sebaiknya konsultasi ke dokter untuk cepat disembuhkan.

Minyak zaitun bisa menjadi penyebab alergi karena merupakan zat berminyak yang kemudian dicampurkan dengan kulit yang berminyak sehingga menimbulkan ruam-ruam bahkan alergi. Bagi yang memiliki kondisi kulit kering tidak akan bermasalah jika menggunakan minyak zaitun tetapi kulit bayi masih sangat sensitif sehingga harus dihindari penggunaan minyak zaitun.

Tidak semua bayi alergi terhadap minyak zaitun. Namun untuk mengantisipasinya bisa mencegah penggunaan minyak zaitun pada bayi. Ibu tidak bisa mengetahui apakah bayi tersebut alergi atau tidak terhadap minyak zaitun. Untuk mengantisipasinya bisa menghindari penggunaan minyak zaitun untuk melakukan pemijatan pada bayi untuk menghindari risiko alergi, ruam-ruam, bahkan iritasi.

Untuk melakukan pemijatan pada bayi sebaiknya menghindari penggunaan minyak zaitun. Dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan minyak zaitun tidak bagus untuk kulit bayi. Dengan mengetahui dampak yang ditimbulkan dari penggunaan minyak zaitun, ibu-ibu bisa beralih menggunakan produk lain yang lebih aman untuk digunakan pada kulit bayi.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
1. https://ecs7.tokopedia.net/img/product-1/2015/9/13/514422/514422_b5b27b89-71d6-4093-be67-90b396966df1.jpg
2. https://pieramdani.files.wordpress.com/2009/05/dsc00314.jpg

Selasa, 21 Maret 2017

Cara Pijat Bayi Yang Praktis

0 komentar
Melakukan pemijatan pada bayi tidak terlalu sulit. Pijatan pada bayi banyak memberikan manfaat yang baik terhadap kondisi bayi. Selain itu, pijatan menjadi salah satu bentuk ungkapan kasih sayang dari seorang ibu kepada anaknya. Untuk melakukan pijatan pada bayi tidak terlalu sulit dan semua ibu bisa melakukannya.


Gambar 1. Memijat Bagian Hidung Bayi

Langkah pertama adalah bagian kepala dan wajah. Pijat kening bayi secara lembut dari pelipis hingga pipi dengan gerakan seperti membuka buku. Dilanjutkan dengan daerah pangkal hidung turun sampai tulang pipi dan daerah kening dengan menggunakan ibu jari dengan gerakan secara memutar. Jangan lupa memberi pijatan yang lembut di atas mulut bayi dengan ibu jari dari tengah ke samping. Lalu tariklah hingga membuat tersenyum dan memijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping. Terakhir adalah memijat secara lembut di belakang telinga ke arah dagu.


Gambar 2. Memijat Bagian Perut Bayi

Pada bagian dada dan perut, letakkan kedua telapak tangan pada dada bayi. Pijatan dimulai dari atas kemudian ke bagian luar tubuh dan kembali ke tengah tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati kemudian kedua telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu. Lakukan pijatan bulan – matahari dengan membuat gerakan memutar ½ lingkaran searah jarum jam dengan telapak tangan kanan dan lanjutkan dengan tangan kiri sampai membentuk lingkaran penuh. Gerakan I Love U, dimulai dari perut kiri atas lurus ke bawah seperti membentuk huruf I. Lanjutkan dengan ujung telapak tangan mulai dari perut kanan atas ke kiri kemudian ke bawah membentuk huruf L terbalik. Selanjutnya, perut kanan bawah ke atas menuju perut kiri bawah seperti membentuk huruf U kemudian tekanlah dinding perut dari sebelah kanan ke kiri menggunakan ujung jari.


Gambar 3. Teknik Memerah Pada Bagian Tangan Bayi

Ada 3 teknik pijatan pada tangan yaitu memerah, memutar dan menggulung. Pijatlah dari bahu ke pergelangan tangan dan kembali lagi ke bahu. Dengan kedua ibu jari, pijatlah permukaan telapak tangan dan punggung tangan mulai dari pergelangan tangan, akhiri dengan menarik secara lembut jari-jari bayi. Teknik pijatan pada kaki sama dengan tangan. Dimulai dari paha ke pergelangan kaki dan kembali ke paha. Terakhir adalah menarik secara lembut jari-jari kaki bayi.


Gambar 4. Pijat Bagian Punggung Bayi

Langkah terakhir adalah memposisikan bayi secara tengkurap. Pada punggung bayi, telapak tangan tegak lurus dan lakukan gerakan-gerakan maju mundur. Akhiri pijatan punggung dengan memijat dari leher ke pantat dengan ujung-ujung jari.

Semua ibu pasti bisa melakukan pijatan terutama memberi pijatan kepada buah hati. Pijatan dari sang ibu akan membuat bayi terasa nyaman. Ibu harus bisa meluangkan sedikit waktunya untuk melakukan pijatan kepada bayi. Ibu bisa melakukannya setelah bayi tersebut selesai mandi. Melakukan pijatan kepada bayi tidak terlalu sulit asalkan pijatan tersebut bisa membuat bayi terasa nyaman. Ibu bisa mencoba melakukan pemijatan di rumah.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Gambar:
  1. http://1.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSb1GIfUZpI/AAAAAAAAA3Q/2Sn-3Gqkfaw/s1600/pijat33.jpg
  2. https://healthalami.files.wordpress.com/2013/09/cute-baby-wallpaper-2.jpg
  3. http://4.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSWksIXotoI/AAAAAAAAA1o/cinU06xQvlc/s1600/pijat23.jpg
  4. http://1.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSb0qGuQ6QI/AAAAAAAAA2o/CqrRp5WXS_s/s1600/pijat38.jpg

Senin, 09 Januari 2017

Jenis Minyak Yang Sesuai Dengan Jenis Kulit Bayi

0 komentar
Penggunaan minyak adalah hal terpenting yang harus diperhatikan dalam melakukan pemijatan pada bayi. Minyak dipercaya bisa memberi efek menenangkan, melancarkan peredaran darah dan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi. Media minyak bisa lebih memudahkan melakukan gerakan pijatan pada bayi.

Tidak selamanya penggunaan minyak bisa memberikan efek yang baik pada kulit bayi. Memilih minyak untuk diberikan kepada bayi harus sesuai dengan jenis kulit bayi. Tidak selamanya kulit bayi cocok pada minyak tertentu. Bayi bisa saja mengalami iritasi atau kemerahan sehingga harus mengenal terlebih dahulu jenis minyak yang sesuai dengan kulit bayi.


Gambar 1. Minyak Kacang

Ada permasalahan yang sering dialami oleh kulit bayi. Salah satunya adalah bayi yang memiliki kulit eksim. Jika bayi mengalami permasalahan tersebut sebaiknya menghindari beberapa jenis minyak. Minyak mustard tidak baik digunakan pada kulit bayi. Minyak ini memiliki efek toksik pada kulit yang bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan pada kulit bayi. Selain itu, minyak kacang tidak disarankan untuk digunakan pada bayi. Kacang mengandung protein sehingga bisa menimbulkan dan memicu alergi pada bayi.

Jika bayi mengalami eksim maka sebaiknya menggunakan krim emolien. Krim emolien dipercaya baik untuk bayi yang mengalami eksim yang memiliki tanda-tanda seperti gatal-gatal pada kulit. Kandungan krim emolien membantu melembapkan kulit dan membantu pertumbuhan lapisan kulit pada bayi.

Untuk kulit bayi sensitif sebaiknya menghindari jenis minyak tertentu. Bayi yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menggunakan minyak nabati tinggi asam linoleat karena sangat lembut pada kulit bayi. Asam linoleat adalah asam lemak esensial yang membantu melindungi lapisan luar kulit bayi. Minyak nabati yang mengandung kadar tinggi asam linoleat bisa didapatkan pada minyak bunga matahari dan minyak biji anggur.


Gambar 2. Minyak Bunga Matahari

Minyak bunga matahari merupakan emolien yang efektif membantu menjaga kelembapan kulit bayi. Minyak ini membantu meringankan, menenangkan, dan membantu menyembuhkan iritasi dan peradangan kulit. Untuk mendapatkan minyak bunga matahari biasanya dijual di pasaran sehingga mudah didapatkan.


Gambar 3. Minyak Biji Anggur Dalam Kemasan

Minyak biji anggur sangat cocok untuk kulit sensitif atau alergi terhadap sesuatu. Bayi pun memiliki kulit sensitif maka bisa mencoba menggunakan minyak biji anggur. Dengan menggunakan minyak ini, bayi yang memiliki alergi pada kulit tidak menunjukkan reaksi pada kulit, tidak seperti minyak lainnya.


Gambar 4. Minyak Zaitun Asli

Jika bayi memiliki kulit kering dan mengalami eksim atopik, hindari penggunaan minyak nabati dalam jenis lain dari asam lemak yang disebut asam oleat. Minyak nabati tinggi asam oleat relatif tidak baik untuk diberikan pada kulit bayi, salah satu contohnya adalah minyak zaitun. Minyak zaitun pada kulit dapat merusak penghalang kulit. Hal ini menyebabkan kemerahan ringan bahkan kulit bayi bisa menjadi sensitif.

Mengetahui jenis minyak yang cocok untuk kulit bayi sangat penting untuk diketahui oleh para ibu. Penggunaan minyak sangat diperlukan dalam melakukan pemijatan pada bayi sehingga tidak boleh sembarangan. Tidak semua minyak bisa digunakan pada kulit bayi, jadi para ibu harus selektif dalam menggunakan minyak saat melakukan pijatan pada bayi.

Oleh: Jenny

Gambar:
1. http://oatmeal.perutgendut.com/app/webroot/uploads/Article2/Kegunaan%20Minyak%20Dari%20Biji-bijian/Kegunaan-Minyak-Dari-Biji-bijian-5.jpg
2. http://4.bp.blogspot.com/-LK3LDu-phs8/VS8UTCZfDTI/AAAAAAAAChU/ms6KfB2drmg/s1600/minyak%2Bnabati%2Bbiji%2Bbunga%2Bmatahari%2Bdan%2Bmanfaatnya.jpg
3. http://4.bp.blogspot.com/-EzjC4jWo4bE/UTm7qcvmLyI/AAAAAAAAEU0/hCdS1BwofBg/s1600/IMG_0947.JPG
4. http://2.bp.blogspot.com/-H2vXTrD7YE0/VXWLW6PHGYI/AAAAAAAAAXA/c7bL1LkuTUc/s1600/Merek%2BMinyak%2BZaitun%2BUntuk%2BKecantikan.jpg
 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men