Jumat, 16 September 2016

Menangani Bayi Yang Sering Kentut Dengan Pemijatan

0 komentar
Setiap bayi pasti sering mengalami kentut. Kentut pada bayi sering ditemukan pada setiap bayi apalagi bayi yang baru lahir. Penyebabnya bisa disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang belum matang. Karena sistem pencernaan yang belum berkembang sepenuhnya menyebabkan produksi gas dalam perut bayi. Selain itu, bisa disebabkan karena bayi menelan gelembung udara saat sedang menyusui menggunakan botol susu. Hal tersebut yang menyebabkan gas masuk ke dalam mulut dan bayi sering kentut.

Pijatan pada bayi bisa memberikan manfaat positif pada kesehatan bayi terutama mengatasi bayi yang sering mengalami kentut. Pemijatan sangat aman dilakukan karena tidak memberikan efek samping yang berbahaya atau mengganggu kesehatan bayi. Pijatan pada bayi bisa mengatasi bayi yang sering kentut. Ibu bisa menangani bayi yang sering kentut dengan melakukan pemijatan.


Gambar 1. Pijatan Pada Bagian Perut Bayi

Memijat bagian perut bayi secara perlahan bisa membantu menghangatkan perut bayi. Pertama, posisikan bayi senyaman mungkin agar bayi tidak rewel saat dilakukan pemijatan. Gunakan minyak telon atau minyak angin khusus bayi karena penggunaan minyak bisa membuat perut bayi terasa hangat. Untuk melakukan pijatan, bisa menggunakan teknik I Love U atau dengan gerakan memutar atau sekedar mengusap karena pemijatan yang berlebihan pada bagian perut bayi tidak dianjurkan.


Gambar 2. Menggerakan Kedua Kaki Bayi Seperti Sedang Mengayun Sepeda

Langkah selanjutnya, menggerakan kaki bayi secara perlahan. Menggerakan kaki bisa membantu mengurangi produksi gas dalam perut bayi karena berhubungan langsung dengan usus yang merupakan bagian dari sistem pencernaan. Pegang kedua pergelangan kaki bayi secara perlahan-lahan untuk menggerakannya. Gerakan kedua kaki bayi dengan lembut secara bergantian seperti sedang mengayun sepeda. Gerakan tersebut bisa mendorong gas dalam perut keluar melalui usus. Gerakan mengayun kaki pada bayi sangat baik untuk dilakukan setiap hari karena bisa memperlancar sistem pencernaan pada bayi.


Gambar 3. Teknik Memijat Bagian Punggung Bayi

Langkah terakhir adalah memijat bagian punggung bayi. Posisikan bayi secara tengkurap agar bayi merasa nyaman. Usap seluruh bagian punggung bayi menggunakan minyak secara merata. Pijatlah secara perlahan bagian punggung bayi untuk mendorong gas keluar. Cukup dengan memberikan tekanan yang ringan pada bagian punggung bayi. Setelah bagian punggung dilakukan pemijatan, tepuklah punggung bayi secara perlahan dan berkala setiap 3 atau 5 menit sekali. Memijat dan menepuk punggung bayi harus secara perlahan supaya bisa memancing keluar gas dari perut bayi.

Bayi sering sekali kentut tidak boleh diabaikan. Hal tersebut berbahaya karena bisa mengganggu sistem pencernaan pada bayi bahkan bayi bisa mudah rewel. Jika ditemukan bayi yang mengalami gejala kentut, bisa langsung diatasi dengan melakukan pemijatan. Pemijatan untuk mengatasi bayi yang sering kentut harus dilakukan secara benar supaya gas dalam perut bayi bisa cepat keluar.

Oleh: Jenny

Gambar:
1. https://lh3.googleusercontent.com/-iuQ0BSjF1xw/VkmmYZbA-KI/AAAAAAAAAGU/fRSZzab_J6U/s640/blogger-image-1434659684.jpg.
2. http://4.bp.blogspot.com/-mzm4IZauVuM/Upa6AmyRxpI/AAAAAAAADGg/sBOT9Mm-KTY/s1600/IMG02732-20131127-0708.jpg
3. http://1.bp.blogspot.com/_kXu7snvzgkc/TSb0qGuQ6QI/AAAAAAAAA2o/CqrRp5WXS_s/s1600/pijat38.jpg

Rabu, 24 Agustus 2016

Teknik Pijat Bayi Untuk Bayi Yang Baru Lahir

0 komentar
Teknik pijat pada bayi adalah salah satu cara untuk menyalurkan kasih sayang ibu kepada bayinya. Manfaat pijatan sangat baik bagi perkembangan bayi. Banyak sekali teknik pijat pada bayi yang bisa diterapkan oleh ibu sesuai usia bayinya. Setiap bayi memiliki kondisi fisik yang berbeda di setiap usianya apalagi pada bayi yang baru lahir sehingga cara penerapannya pun berbeda.

Beberapa yang masih menjadi kendala yaitu pijatan pada bayi apakah baik untuk bayi baru lahir. Sebenarnya memberikan pijatan pada bayi bisa dilakukan sejak bayi baru lahir tanpa mengkhawatirkan kondisi bayi seperti tulangnya masih rawan atau tali pusat bayi belum lepas. Pemijatan pada bayi yang baru lahir tidak akan bermasalah asalkan dilakukan secara benar

Pada bayi usia 0-1 bulan lebih disarankan pada usapan-usapan halus. Bayi yang baru lahir tidak diperkenankan diberikan tekanan yang terlalu kuat karena kondisi tulang bayi yang baru lahir bisa dikatakan masih rapuh. Bayi yang baru lahir cenderung memiliki stimulasi yang kuat pada indranya sehingga lebih menyukai ketenangan yang bisa didapatkan pada ibunya jadi lebih disarankan pada usapan yang lembut.


Gambar 1. Cara Pemijatan Pada Bagian kaki Bayi

Biasanya tali pusat pada bayi yang baru lahir belum lepas sehingga tidak perkenankan pemijatan pada perut dan bisa dimulai dengan pemijatan pada tangan. Pemijatan pada tangan cukup dengan memberikan usapan halus pada telapak tangan dan seluruh bagian tangan. Memberikan pijatan pada bagian tangan dimaksudkan supaya bayi bisa merasakan kehangatan dari sang ibu.

Setiap bayi biasanya lebih suka pemijatan pada area kaki. Berikan usapan ke area bawah untuk membuatnya lebih rileks. Pegang pergelangan kaki bayi dengan lembut menggunakan satu tangan. Letakkan tangan yang satu lagi di atas paha bayi sambil diusap ke bawah hingga ke pergelangan kaki bayi secara perlahan-lahan. Lanjutkan gerakan pemijatan pada jari-jari kari menggunakan ibu jari dan telunjuk sambil memegang pergelangan kaki. Untuk bagian atas telapak kaki bisa menggunakan ibu jari dari pergelangan kaki hingga jari-jari kaki.

Setelah semua bagian tersebut sudah dilakukan pemijatan, bagian terakhir adalah pemijatan pada bagian punggung. Aktifiitas ini dapat meningkatkan ikatan antara bayi dengan ibu. Ibu bisa memijat punggung bayi mulai dari leher sampai ke bagian bawah sambil memeluk bayi dekat di dada. Hal tersebut membuat bayi merasa nyaman karena bisa berada di dekapan sang ibu apalagi bayi yang baru lahir harus mengetahui keberadaan ibunya.

Setiap ibu yang ingin melakukan pemijatan pada bayinya terutama yang baru lahir harus mengetahui cara melakukan pemijatan yang benar supaya tidak terjadi dampak buruk terutama bagi bayi yang baru lahir. Melakukan pemijatan pada bayi yang baru lahir sangat diperbolehkan asalkan bisa membuat bayi merasa nyaman dan tidak mengganggu perkembangan bayi tersebut.

Oleh: Jenny

Gambar:
http://rsudmangusada.badungkab.go.id/assets/CKImages/images/Pendet%201%2010%20Apr.JPG

Selasa, 26 Juli 2016

Mengajak Baby Ke Tempat Baby Spa

1 komentar
Tempat pijat untuk bayi kini sudah bisa ditemui di kota-kota besar. Tempat pijat bayi atau yang lebih dikenal baby spa menawarkan fasilitas seperti baby swim, baby massage, dan terapi infrared khusus untuk bayi. Setiap tempat baby spa memiliki fasilitas yang berbeda setiap tempatnya jadi bisa dipilih sesuai keinginan sang ibu. Setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik bagi bayinya, sehingga rela mengeluarkan uang yang banyak dengan membawa bayinya ke tempat baby spa untuk mendapatkan fasilitas yang terbaik.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan ibu yang tidak mempercayai bayinya ditangani oleh orang lain. Mereka akan lebih percaya jika bayinya ditangani sendiri karena takut terjadi sesuatu terhadap bayinya. Sebenarnya pijatan dari ibunya sendiri lebih bagus karena kasih sayang dari ibunya sendiri sangat besar tetapi baby spa memberikan banyak manfaat lain selain kenyamanan pada bayi yang tidak pernah diketahui oleh para ibu.


Gambar 1. Massage Pada Bayi Di Baby Spa

Pijat bayi bisa membantu menjaga posisi tulang bayi tetap terjaga. Bisa dikatakan tulang bayi masih sangat rawan jadi tidak terlalu boleh mendapatkan tekanan yang bisa meyebabkan tulang bayi tergeser. Pemijatan pada bayi di sebuah tempat baby spa bisa menambahkan pengetahuan untuk ibu bagaimana cara melakukan pemijatan pada bayi yang benar. Manfaat yang bisa dirasakan para ibu dari pijat baby spa adalah kondisi bayi yang lebih rileks sehingga tidak mudah rewel. Melakukan massage di baby spa akan membuat bayi lebih nyaman karena tempat baby spa biasanya berada di lokasi yang tenang sehingga tidak berisik sekaligus menggunakan alunan lagu yang membuat bayi lebih tenang. Jika kondisi bayi lebih rileks maka bayi bisa mendapatkan kualitas tidur yang bagus.


Gambar 2. Baby Swim Yang Bermanfaat Bagi Bayi

Setelah dipijat sekitar 15 menit, bayi akan dimasukan ke dalam kolam kecil selama 20 menit. Berenang yang dilakukan pada bayi dapat membuat bayi lebih happy dan supaya bayi tidak bosan maka disediakan mainan di tempat baby spa. Berenang bisa melatih gerak refleks bayi dan meningkatkan daya konsentrasinya. Bayi sudah bisa untuk berendam di air saat mulai bisa mengangkat kepalanya jadi berendam di air bisa memberikan manfaat yang sangat besar untuk bayi.


Gambar 3. Terapi Infrared Yang Aman Untuk Bayi

Terapi infrared pada bayi bisa membantu memperlancar peredaran darah pada bayi. Terapi tersebut ada aturan khusus yaitu tidak boleh terlalu lama karena bisa menyebabkan kulit bayi mengalami iritasi oleh sebab itu untuk melakukan terapi infrared pada bayi di baby spa harus dilakukan oleh para therapis yang berpengalaman. Jika ingin mengajak anak ke tempat baby spa bisa langsung datang ke tempat baby spa yang ada di kota anda. Tarif massage di tempat baby spa bermacam-macam dan fasilitas yang ditawarkan berbeda-beda. Dengan adanya tempat baby spa bisa membuat bayi senang dan ibu akan lebih tenang.

Oleh: Jenny

Gambar:
http://3.bp.blogspot.com/-MNR-30LnLIo/VCosWaxZ5uI/AAAAAAAAbHs/A5znjNpOSwI/s1600/giggling-jellyfish-baby-spa-damansara-111.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-mgp73RdfCU8/VCosWC4Y8kI/AAAAAAAAbHk/g7JCNnzd1Ac/s1600/giggling-jellyfish-baby-spa-damansara-106.jpg
http://scontent.cdninstagram.com/t51.2885-15/sh0.08/e35/p640x640/12446358_811397465633668_812240444_n.jpg?ig_cache_key=MTIxMzUyODc5MzM2NTY3ODI4NQ%3D%3D.2
 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men