Rabu, 24 Agustus 2016

Teknik Pijat Bayi Untuk Bayi Yang Baru Lahir

0 komentar
Teknik pijat pada bayi adalah salah satu cara untuk menyalurkan kasih sayang ibu kepada bayinya. Manfaat pijatan sangat baik bagi perkembangan bayi. Banyak sekali teknik pijat pada bayi yang bisa diterapkan oleh ibu sesuai usia bayinya. Setiap bayi memiliki kondisi fisik yang berbeda di setiap usianya apalagi pada bayi yang baru lahir sehingga cara penerapannya pun berbeda.

Beberapa yang masih menjadi kendala yaitu pijatan pada bayi apakah baik untuk bayi baru lahir. Sebenarnya memberikan pijatan pada bayi bisa dilakukan sejak bayi baru lahir tanpa mengkhawatirkan kondisi bayi seperti tulangnya masih rawan atau tali pusat bayi belum lepas. Pemijatan pada bayi yang baru lahir tidak akan bermasalah asalkan dilakukan secara benar

Pada bayi usia 0-1 bulan lebih disarankan pada usapan-usapan halus. Bayi yang baru lahir tidak diperkenankan diberikan tekanan yang terlalu kuat karena kondisi tulang bayi yang baru lahir bisa dikatakan masih rapuh. Bayi yang baru lahir cenderung memiliki stimulasi yang kuat pada indranya sehingga lebih menyukai ketenangan yang bisa didapatkan pada ibunya jadi lebih disarankan pada usapan yang lembut.


Gambar 1. Cara Pemijatan Pada Bagian kaki Bayi

Biasanya tali pusat pada bayi yang baru lahir belum lepas sehingga tidak perkenankan pemijatan pada perut dan bisa dimulai dengan pemijatan pada tangan. Pemijatan pada tangan cukup dengan memberikan usapan halus pada telapak tangan dan seluruh bagian tangan. Memberikan pijatan pada bagian tangan dimaksudkan supaya bayi bisa merasakan kehangatan dari sang ibu.

Setiap bayi biasanya lebih suka pemijatan pada area kaki. Berikan usapan ke area bawah untuk membuatnya lebih rileks. Pegang pergelangan kaki bayi dengan lembut menggunakan satu tangan. Letakkan tangan yang satu lagi di atas paha bayi sambil diusap ke bawah hingga ke pergelangan kaki bayi secara perlahan-lahan. Lanjutkan gerakan pemijatan pada jari-jari kari menggunakan ibu jari dan telunjuk sambil memegang pergelangan kaki. Untuk bagian atas telapak kaki bisa menggunakan ibu jari dari pergelangan kaki hingga jari-jari kaki.

Setelah semua bagian tersebut sudah dilakukan pemijatan, bagian terakhir adalah pemijatan pada bagian punggung. Aktifiitas ini dapat meningkatkan ikatan antara bayi dengan ibu. Ibu bisa memijat punggung bayi mulai dari leher sampai ke bagian bawah sambil memeluk bayi dekat di dada. Hal tersebut membuat bayi merasa nyaman karena bisa berada di dekapan sang ibu apalagi bayi yang baru lahir harus mengetahui keberadaan ibunya.

Setiap ibu yang ingin melakukan pemijatan pada bayinya terutama yang baru lahir harus mengetahui cara melakukan pemijatan yang benar supaya tidak terjadi dampak buruk terutama bagi bayi yang baru lahir. Melakukan pemijatan pada bayi yang baru lahir sangat diperbolehkan asalkan bisa membuat bayi merasa nyaman dan tidak mengganggu perkembangan bayi tersebut.

Oleh: Jenny

Gambar:
http://rsudmangusada.badungkab.go.id/assets/CKImages/images/Pendet%201%2010%20Apr.JPG

Selasa, 26 Juli 2016

Mengajak Baby Ke Tempat Baby Spa

1 komentar
Tempat pijat untuk bayi kini sudah bisa ditemui di kota-kota besar. Tempat pijat bayi atau yang lebih dikenal baby spa menawarkan fasilitas seperti baby swim, baby massage, dan terapi infrared khusus untuk bayi. Setiap tempat baby spa memiliki fasilitas yang berbeda setiap tempatnya jadi bisa dipilih sesuai keinginan sang ibu. Setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik bagi bayinya, sehingga rela mengeluarkan uang yang banyak dengan membawa bayinya ke tempat baby spa untuk mendapatkan fasilitas yang terbaik.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan ibu yang tidak mempercayai bayinya ditangani oleh orang lain. Mereka akan lebih percaya jika bayinya ditangani sendiri karena takut terjadi sesuatu terhadap bayinya. Sebenarnya pijatan dari ibunya sendiri lebih bagus karena kasih sayang dari ibunya sendiri sangat besar tetapi baby spa memberikan banyak manfaat lain selain kenyamanan pada bayi yang tidak pernah diketahui oleh para ibu.


Gambar 1. Massage Pada Bayi Di Baby Spa

Pijat bayi bisa membantu menjaga posisi tulang bayi tetap terjaga. Bisa dikatakan tulang bayi masih sangat rawan jadi tidak terlalu boleh mendapatkan tekanan yang bisa meyebabkan tulang bayi tergeser. Pemijatan pada bayi di sebuah tempat baby spa bisa menambahkan pengetahuan untuk ibu bagaimana cara melakukan pemijatan pada bayi yang benar. Manfaat yang bisa dirasakan para ibu dari pijat baby spa adalah kondisi bayi yang lebih rileks sehingga tidak mudah rewel. Melakukan massage di baby spa akan membuat bayi lebih nyaman karena tempat baby spa biasanya berada di lokasi yang tenang sehingga tidak berisik sekaligus menggunakan alunan lagu yang membuat bayi lebih tenang. Jika kondisi bayi lebih rileks maka bayi bisa mendapatkan kualitas tidur yang bagus.


Gambar 2. Baby Swim Yang Bermanfaat Bagi Bayi

Setelah dipijat sekitar 15 menit, bayi akan dimasukan ke dalam kolam kecil selama 20 menit. Berenang yang dilakukan pada bayi dapat membuat bayi lebih happy dan supaya bayi tidak bosan maka disediakan mainan di tempat baby spa. Berenang bisa melatih gerak refleks bayi dan meningkatkan daya konsentrasinya. Bayi sudah bisa untuk berendam di air saat mulai bisa mengangkat kepalanya jadi berendam di air bisa memberikan manfaat yang sangat besar untuk bayi.


Gambar 3. Terapi Infrared Yang Aman Untuk Bayi

Terapi infrared pada bayi bisa membantu memperlancar peredaran darah pada bayi. Terapi tersebut ada aturan khusus yaitu tidak boleh terlalu lama karena bisa menyebabkan kulit bayi mengalami iritasi oleh sebab itu untuk melakukan terapi infrared pada bayi di baby spa harus dilakukan oleh para therapis yang berpengalaman. Jika ingin mengajak anak ke tempat baby spa bisa langsung datang ke tempat baby spa yang ada di kota anda. Tarif massage di tempat baby spa bermacam-macam dan fasilitas yang ditawarkan berbeda-beda. Dengan adanya tempat baby spa bisa membuat bayi senang dan ibu akan lebih tenang.

Oleh: Jenny

Gambar:
http://3.bp.blogspot.com/-MNR-30LnLIo/VCosWaxZ5uI/AAAAAAAAbHs/A5znjNpOSwI/s1600/giggling-jellyfish-baby-spa-damansara-111.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-mgp73RdfCU8/VCosWC4Y8kI/AAAAAAAAbHk/g7JCNnzd1Ac/s1600/giggling-jellyfish-baby-spa-damansara-106.jpg
http://scontent.cdninstagram.com/t51.2885-15/sh0.08/e35/p640x640/12446358_811397465633668_812240444_n.jpg?ig_cache_key=MTIxMzUyODc5MzM2NTY3ODI4NQ%3D%3D.2

Sabtu, 18 Juni 2016

Waktu Yang Tidak Tepat Pada Pemijatan Untuk Bayi

0 komentar
Pemijatan pada bayi adalah salah satu ungkapan rasa cinta dari ibu kepada bayinya. Teknik pijat pada bayi pun sangat beragam tergantung dari usia bayi tersebut. Teknik pijatan yang dilakukan sang ibu dapat memberikan rasa rileks tetapi bisa juga membahayakan bayi tersebut. Ada saat-saat tertentu dimana pijatan tersebut tidak boleh dilakukan karena dapat berakibat fatal.

Pemijatan pada bayi tidak boleh dilakukan setelah makan dan minum susu. Setelah minum asi atau meminum susu bayi harus dapat mencerna dengan baik makanan atau susu yang telah diberikan. Bayi bisa muntah atau mengeluarkan sisa makanannya bahkan sisa susu bisa keluar dari hidungnya. Bayi dianjurkan boleh dipijat 1 jam sesudah makan atau lebih.


Gambar 1. Bayi Tidak Betah Saat Di Pijat

Membangunkan bayi untuk dipijat sangat tidak dianjurkan. Bayi bisa menjadi trauma atau kaget selain itu kualitas tidur bayi akan berkurang. Bayi akan gampang sekali trauma bahkan menangis karena dibangunkan. Jika dilakukan secara terus-menerus maka bayi tidak akan betah dipijat atau menolak setiap ingin dipijat. Jika ingin melakukan pemijatan pada bayi, tunggu sampai bayi dalam keadaan happy atau lebih baik lagi setelah mandi pagi.

Kondisi yang tidak dianjurkan untuk melakukan pemijatan adalah jika bayi dalam kondisi sakit. Terlebih dahulu mencari tahu penyebab bayi sakit karena tidak semua pijatan bisa menyebabkan kondisi bayi lebih rileks bahkan bisa menyebabkan bayi tambah sakit. Sebagai contoh, jika bayi mulai rewel maka cari tahu penyebabnya apalagi jika kondisi bayi sedang sakit seperti dalam keadaan demam.

Tidak boleh memaksakan pemijatan pada bayi jika tidak dalam kondisi yang nyaman. Jika bayi menunjukan tanda-tanda kurang nyaman seperti menangis maka biasanya bayi ingin sesuatu seperti BAB, lagi haus, atau popoknya yang gatal. Setelah bayi dalam keadaan nyaman, baru bisa dilakukan pemijatan. Pemijatan yang dipaksa membuat teknik pijatan yang dilakukan oleh ibu tidak dapat berjalan dengan lancar atau menjadi salah. Hal tersebut bisa mengganggu posisi tulang bayi yang masih rawan karena bayi mudah sekali rewel.

Tindakan yang sering dilakukan oleh ibu pada umumnya adalah memaksakan posisi pada bayi untuk melakukan pemijatan. Sebenarnya posisi tersebut tidak salah, tetapi bayi tidak merasa nyaman. Contohnya melakukan pijatan pada posisi tengkurap pada bayi yang baru lahir. Apalagi dalam waktu yang cukup lama yang membuat bayi cepat bosan. Bayi harus dalam posisi yang nyaman terlebih dahulu kemudian bisa dilakukan pemijatan. Terlebih dahulu harus mengenali posisi yang nyaman dari bayi tersebut.

Teknik pijat pada bayi sangat baik untuk dilakukan tetapi bayi harus dalam kondisi rileks dan sudah siap untuk dipijat. Bagi ibu yang masih baru mempunyai bayi, terlebih dahulu mengetahui waktu-waktu yang tidak boleh dilakukan pemijatan pada bayi sebelum mengaplikasikannya pada bayi. Tidak setiap saat bayi mau menerima untuk dipijat.

Oleh : Jenny

Referensi tulisan:
http://dr-suparyanto.blogspot.co.id/2011/09/pijat-bayi.html?m=1
Sumber Gambar:
1. https://azkaaditya.files.wordpress.com/2013/03/img-20130224-06219.jpg
 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men