Senin, 08 Juli 2013

Mengenal Teknik Pijat Bayi (Pemijatan pada Bayi)


Pijat merupakan salah satu metode tradisional untuk kembali mengendurkan otot-otot yang kaku dan urat syaraf yang tegang. Sehingga tubuh terasa lebih rileks dan segar. Dipijat sangat menyenangkan terutama ketika tubuh terasa sangat lelah dan pegal-pegal. Ternyata pijatan tidak hanya berlaku untuk orang-orang dewasa. Bayi juga senang dipijat. Bahkan, akhir-akhir ini teknik pijat bayi semakin populer karena terbukti bermanfaat positif bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi.

Sayangnya, tidak semua ibu yang memiliki keterampilan dan mengetahui manfaat pijat bayi ini. Padahal ini merupakan cara sederhana dan murah untuk menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas dan menunjang proses tumbuh kembang bayi.

Bagian Tubuh Bayi yang Boleh dan Tidak Boleh Dipijat

Teknik pijat bayi sebenarnya sangat sederhana dan bisa dipelajari. Namun, sebelum mempelajari teknik pijat bayi, ada baiknya Anda terlebih dahulu mengetahui bagian-bagian tubuh bayi yang boleh dipijat dan bagian tubuh bayi yang perlu dihindari dipijat.

Bagian tubuh bayi yang boleh dipijat yaitu:

  • Tangan
  • Dada
  • Kaki hingga ke telapak kaki
  • Punggung hingga bokong

Bagian tubuh bayi yang perlu dihindari (tidak boleh) dipijat:

  • Tungkai
  • Leher
  • Ubun-ubun
  • Pangkal paha dan
  • Lengkungan tangan

Teknik Pijat Bayi

Perlu dipahami bahwa teknik memijat bayi sangatlah berbeda dengan teknik memijat orang dewasa. Bayi memiliki otot dan tulang yang masih lembut dan lemah. Sehingga pemijatan perlu dilakukan dengan lembut, pelan-pelan dan penuh perasaan kasih sayang.

Sebelum melakukan pemijatan pada bayi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  1. Sediakan waktu yang benar-benar luang untuk melakukan proses pemijatan ini. Hindari melakukan pemijatan di sela-sela kesibukan Anda. Karena hal tersebut dapat menyebabkan Anda tidak fokus saat melakukan pemijatan.
  2. Hindari melakukan pemijatan bayi yang baru selesai menyusui, ketika tidur dan saat sakit.
  3. Gunakan minyak telon atau baby oil untuk membantu proses pemijatan. Jangan sekali-kali menggunakan minyak yang digunakan untuk memijat orang dewasa, karena kulit bayi masih sangat sensitif.

Adapun cara melakukan pijat bayi adalah sebagai berikut:

Pertama Anda bisa memulai dengan memijit bagian lengan bayi. Pegang lengan bayi dengan tangan kiri sementara tangan kanan Anda memijat lengan bayi tersebut dengan lembut. Pijat kedua lengan bayi secara bergantian, kemudian beralih ke bagian dada. Ketika memijat bagian dada hindari memijat tulang rusuk. Selanjutnya pemijatan beralih ke bagian kaki. Gunakan tangan kiri untuk memegang telapak kaki bayi, sementara tangan kanan memijat kedua kaki bayi secara bergantian. Jika sudah selesai balikkan tubuh bayi dengan hati-hati hingga bayi berada pada posisi tengkurap. Pada posisi demikian pijat punggung bayi dengan kedua tangan Anda hingga ke bokongnya. Lakukan pemijatan dengan pelan dan penuh kasih sayang seperti diusap-usap. Lakukan pemijatan pada tubuh bayi secara rutin agar memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi.

Oleh: Neti Suriana
Sumber: www.bidanku.com
Related Posts : bagian , bayi , bokong , dada , dewasa , gantian , hindar , kasih sayang , kembang , lembut , lengan , neti suriana , pemijatan , pijat , tangan , tangan kanan , teknik , telapak kaki , tubuh , tumbuh

0 komentar on " Mengenal Teknik Pijat Bayi (Pemijatan pada Bayi) "

Posting Komentar

 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men