Jumat, 13 Juni 2014

Pijat Bayi Tradisional, amankah?


Belakangan ini, khususnya di kota-kota besar, sudah mulai menjamur jasa baby spa yang salah satunya menawarkan paket pijat modern untuk bayi. Tentu saja baby spa ini dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap sehingga akan terasa nyaman untuk bayi dan juga orang tua yang mengantarnya. Tujuannya pun lebih sebagai sarana bermain serta relaksasi di mana si bayi bisa mendapatkan pijatan lembut yang dilakukan oleh para terapis yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan khusus untuk memijat bayi. Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi tergantung lokasi dan fasilitas yang ditawarkan.

Hal ini tentunya berbeda apabila dibandingkan dengan pijat bayi tradisional. Tiap kali mendengar istilah pijat bayi tradisional, maka umumnya yang ada di dalam benak kita adalah pijat bayi yang biasanya dilakukan oleh dukun anak. Kemampuan memijat pun umumnya diperoleh secara turun temurun dan tujuannya adalah untuk menyembuhkan penyakit. Untuk biaya pun sangat terjangkau, dan justru biasanya sang dukun pijat tidak memberi patokan harga tertentu, namun proses memijatnya juga dilakukan dengan fasilitas seadanya.

Tidak heran apabila banyak dari orang tua jaman sekarang yang mulai mempertanyakan mengenai pijat bayi tradisional ini, masih amankah untuk bayi? Apalagi teknik pemijatan yang dilakukan biasanya diperoleh secara turun temurun, belum tentu sesuai atau berdasarkan standar medis. Belum lagi soal keberadaan dukun pijat yang biasa melakukan pijat bayi tradisional, saat ini di kota-kota besar semakin jarang bisa dijumpai. Namun di tengah keraguan itu, tidak jarang juga para ibu di perkotaan menerima saran atau anjuran dari orang tuanya untuk membawa bayi mereka ke dukun pijat bayi tradisional, karena melakukan hal tersebut merupakan tradisi yang memang lumrah dilakukan dari dulu.

Apalagi saran tersebut sering didengar saat si bayi kerap kali menangis tanpa sebab yang terkadang diartikan bahwa si bayi sedang keseleo atau masuk angin sehingga perlu dibawa ke dukun pijat. Hal serupa pun masih terjadi di daerah pedesaan, di mana masih banyak ibu yang berbondong-bondong mendatangi dukun pijat karena mereka masih meyakini bahwa bayi harus dipijat dan percaya bahwa dengan memijat bisa menyembuhkan berbagai penyakit yang dialami bayi.

Pada dasarnya, tujuan dari pijat bayi baik itu modern maupun tradisional pada akhirnya adalah sama-sama untuk membuat bayi merasa lebih baik dan nyaman. Hanya saja cara atau teknik yang dilakukan bisa berbeda satu sama lain. Oleh sebab itu, untuk orang tua yang masih ragu apakah melakukan pijat bayi secara tradisional masih aman atau tidak, ada baiknya mengetahui prinsip dasar pemijatan yang aman dilihat dari aspek medis.

Pertama, orang tua harus tahu bahwa bayi yang sedang sakit tidak boleh dipijat. Hal ini disebabkan karena bayi yang sedang sakit akan cenderung lebih rewel, dan dengan memberikan pijatan kepada bayi yang rewel justru akan membuat ototnya semakin tegang. Sedangkan tujuan dari pijat itu sendiri adalah untuk melemaskan ototnya, sehingga bisa dikatakan bahwa memijat bayi yang sedang sakit tidak akan memberikan kesembuhan, malah sebaliknya bisa membuatnya semakin rewel dan tidak nyaman. Hal kedua yang harus diketahui orang tua adalah memijat bayi tidak boleh dilakukan pada bagian kepalanya, melainkan hanya sebatas wajah.

Ketiga, orang tua harus tahu bahwa bayi tidak boleh terus dipijat apabila saat dipijat justru bayi jadi menangis. Bayi butuh kesiapan saat dipijat, dan menangis merupakan tanda bahwa bayi tidak nyaman dengan keadaannya. Bahkan beberapa ahli fisioterapi meragukan soal bayi yang terlelap tidur setelah menangis sepanjang dipijat, bukan karena sembuh dari penyakit atau keseleonya, namun karena kelelahan menangis. Terakhir, semua pilihan harus kembali pada keyakinan orang tua masing-masing karena orang tua pasti tahu yang terbaik untuk anaknya, namun tentu dengan tanpa mengabaikan ilmu serta informasi yang ada.

Oleh : Retno Wulandari
Sumber:
http://edisicetak.joglosemar.co/berita/salah-kaprah-pijat-bayi-tradisional-69905.html
Related Posts : aman , baby , bayi , dukun , fasilitas , keseleo , kota , nyaman , orang tua , otot , penyakit , pijat , pijatan , retno wulandari , rewel , saran , spa , temurun , tradisional , tujuan

1 komentar on " Pijat Bayi Tradisional, amankah? "

Posting Komentar

 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men