Sabtu, 18 Juni 2016

Waktu Yang Tidak Tepat Pada Pemijatan Untuk Bayi


Pemijatan pada bayi adalah salah satu ungkapan rasa cinta dari ibu kepada bayinya. Teknik pijat pada bayi pun sangat beragam tergantung dari usia bayi tersebut. Teknik pijatan yang dilakukan sang ibu dapat memberikan rasa rileks tetapi bisa juga membahayakan bayi tersebut. Ada saat-saat tertentu dimana pijatan tersebut tidak boleh dilakukan karena dapat berakibat fatal.

Pemijatan pada bayi tidak boleh dilakukan setelah makan dan minum susu. Setelah minum asi atau meminum susu bayi harus dapat mencerna dengan baik makanan atau susu yang telah diberikan. Bayi bisa muntah atau mengeluarkan sisa makanannya bahkan sisa susu bisa keluar dari hidungnya. Bayi dianjurkan boleh dipijat 1 jam sesudah makan atau lebih.


Gambar 1. Bayi Tidak Betah Saat Di Pijat

Membangunkan bayi untuk dipijat sangat tidak dianjurkan. Bayi bisa menjadi trauma atau kaget selain itu kualitas tidur bayi akan berkurang. Bayi akan gampang sekali trauma bahkan menangis karena dibangunkan. Jika dilakukan secara terus-menerus maka bayi tidak akan betah dipijat atau menolak setiap ingin dipijat. Jika ingin melakukan pemijatan pada bayi, tunggu sampai bayi dalam keadaan happy atau lebih baik lagi setelah mandi pagi.

Kondisi yang tidak dianjurkan untuk melakukan pemijatan adalah jika bayi dalam kondisi sakit. Terlebih dahulu mencari tahu penyebab bayi sakit karena tidak semua pijatan bisa menyebabkan kondisi bayi lebih rileks bahkan bisa menyebabkan bayi tambah sakit. Sebagai contoh, jika bayi mulai rewel maka cari tahu penyebabnya apalagi jika kondisi bayi sedang sakit seperti dalam keadaan demam.

Tidak boleh memaksakan pemijatan pada bayi jika tidak dalam kondisi yang nyaman. Jika bayi menunjukan tanda-tanda kurang nyaman seperti menangis maka biasanya bayi ingin sesuatu seperti BAB, lagi haus, atau popoknya yang gatal. Setelah bayi dalam keadaan nyaman, baru bisa dilakukan pemijatan. Pemijatan yang dipaksa membuat teknik pijatan yang dilakukan oleh ibu tidak dapat berjalan dengan lancar atau menjadi salah. Hal tersebut bisa mengganggu posisi tulang bayi yang masih rawan karena bayi mudah sekali rewel.

Tindakan yang sering dilakukan oleh ibu pada umumnya adalah memaksakan posisi pada bayi untuk melakukan pemijatan. Sebenarnya posisi tersebut tidak salah, tetapi bayi tidak merasa nyaman. Contohnya melakukan pijatan pada posisi tengkurap pada bayi yang baru lahir. Apalagi dalam waktu yang cukup lama yang membuat bayi cepat bosan. Bayi harus dalam posisi yang nyaman terlebih dahulu kemudian bisa dilakukan pemijatan. Terlebih dahulu harus mengenali posisi yang nyaman dari bayi tersebut.

Teknik pijat pada bayi sangat baik untuk dilakukan tetapi bayi harus dalam kondisi rileks dan sudah siap untuk dipijat. Bagi ibu yang masih baru mempunyai bayi, terlebih dahulu mengetahui waktu-waktu yang tidak boleh dilakukan pemijatan pada bayi sebelum mengaplikasikannya pada bayi. Tidak setiap saat bayi mau menerima untuk dipijat.

Oleh : Jenny

Referensi tulisan:
http://dr-suparyanto.blogspot.co.id/2011/09/pijat-bayi.html?m=1
Sumber Gambar:
1. https://azkaaditya.files.wordpress.com/2013/03/img-20130224-06219.jpg
Related Posts : bayi , betah , dahulu , dianjurkan , ibu , jenny , keadaan , kondisi , nyaman , pemijatan , penyebab , pijat , pijatan , posisi , rewel , rileks , sisa , susu , teknik , trauma

0 komentar on " Waktu Yang Tidak Tepat Pada Pemijatan Untuk Bayi "

Posting Komentar

 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men