Selasa, 30 Mei 2017

Hal Keliru Saat Membawa Bayi Pada Dukun Pijat Tradisional


Di daerah pedalaman, masih banyak ibu-ibu yang mempercayai dukun pijat tradisional. Pijat tradisional banyak dipercaya untuk mengatasi keluhan pada bayi seperti keseleo atau sedang sakit. Jika sedang sakit, tidak segan ibu-ibu membawa bayinya ke dukun pijat tradisional untuk berobat. Sebelum membawa bayi pada dukun pijat tradisional ada hal-hal penting yang harus diketahui oleh setiap ibu-ibu. Hal tersebut untuk mengatisipasi sesuatu yang tidak diinginkan bahkan membuat kondisi bayi semakin parah. Berikut ini hal-hal keliru yang dipercaya ibu-ibu saat membawa bayinya ke dukun pijat tradisional.

E:\Download\260320111077.jpg
Gambar 1. Bayi Yang Menangis Saat Di Pijat

Hal keliru yang selama ini dipercaya oleh ibu-ibu. Bayi yang menangis sekeras-kerasnya saat dipijat di dukun pijat tradisional. Hal tersebut sangat keliru dan menandakan bayi tidak nyaman dengan pijatan tersebut. Hal tersebut bisa terjadi karena pijatan dilakukan terlalu keras yang dirasakan oleh bayi. Pijatan pada bayi seharusnya hanya sekedar pijatan lembut karena tidak ada penyakit yang serius pada bayi. Biasanya setelah dipijat, bayi akan tidur terlelap. Sebenarnya itu terjadi karena bayi kelelahan saat menangis.

Bayi harus dalam keadaan tenang saat dilakukan pemijatan. Jika bayi sedang rewel atau waktu mendekati jam tidurnya tidak disarankan untuk dilakukan pemijatan. Bayi harus dalam keadaan tenang sehingga bayi bisa merasa nyaman dan moodnya tetap terjaga. Waktu yang tepat untuk membawa bayi pada tempat pemijatan tradisional adalah pagi hari setelah mandi.

Tidak semua bayi nyaman terhadap posisi yang ditentukan. Dalam melakukan pemijatan tradisional biasanya bayi diposisikan tengkurap dan terlentang. Posisi tersebut harus dilakukan secara benar karena kondisi tulang bayi masih rawan. Jika posisi tersebut tidak nyaman maka bayi bisa menjadi rewel bahkan menangis. Jika bayi mulai menangis atau menunjukkan sikap tidak nyaman terhadap pijatan tersebut jangan diteruskan.

Alas yang digunakan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan bayi. Jangan menggunakan alas tikar untuk melakukan pemijatan pada bayi. Pada dukun pijat tradisional biasanya hanya menggunakan alas tikar dengan bantal untuk melakukan pemijatan. Untuk membuat bayi lebih rileks bisa meletakkan bayi pada sebuah kasur dan tentunya akan membuat bayi lebih nyaman. Oleh karena itu, kasur sangat penting digunakan jika ingin membawa bayi pada dukun pijat tradisional.

Paling terpenting dari pemijatan tradisional adalah media minyak yang digunakan. Minyak yang bagus untuk digunakan pada bayi adalah minyak zaitun. Minyak tersebut terbukti mengurangi risiko alergi pada kulit bayi. Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga perlu diperhatikan media minyak yang digunakan. Pada dukun pijat tradisional biasanya menggunakan minyak yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan atau bahan alami namun belum tentu cocok untuk kulit bayi.

Hal keliru yang selama ini dipercaya oleh ibu-ibu bisa membawa dampak negatif pada bayi sehingga ibu-ibu perlu mengetahui hal-hal tersebut sebelum membawa bayinya pada dukun pijat tradisional. Membawa bayi pada dukun pijat tradisional sangat bagus untuk dilakukan namun ada hal-hal keliru yang sebaiknya dihindari.

Oleh: Jenny
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
https://anisbazzstory.files.wordpress.com/2011/03/260320111077.jpg
Related Posts : alas , bagus , bayi , dukun , ibu , jenny , kasur , keliru , kulit , minyak , nyaman , pemijatan , pijat , pijatan , posisi , rewel , tenang , tidur , tikar , tradisional

0 komentar on " Hal Keliru Saat Membawa Bayi Pada Dukun Pijat Tradisional "

Posting Komentar

 

Pijit Bayi © 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | Images by Tadpole's Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men